.breadcrumbs { padding:5px 5px 5px 0; margin:0;font-size:95%; line-height:1.4em; border-bottom:4px double #e2e7b4; } .breadcrumbs a { text-decoration:none; color: #000000; }

G.f.a Productiom

DCM Galeri Headline Animator

Showing posts with label Mixing. Show all posts
Showing posts with label Mixing. Show all posts

Friday, April 12, 2013

Cara Mixing sound channel ke mixer Fl studio

type="html">Yang ane maksud mixing sound channel di fl studio adalah proses menempatkan chanel-chanel yang terdiri dari vst plugin atau channel audio ke Mixer di Fl studio. Penting kah proses ini? Tentu saja sangat penting karena sesudah kita meng-aransement musik di pattern, tidak semua suara yang di hasilkan dari tiap channel 'balance. Mungkin suara kick, snare, bass, lebih besar dari pada instrument lainnya. Dan itulah proses mixing sound di Fl studio sangat penting kita lakukan agar keluaran suara pada lagu yang kita buat menjadi balance. Jadi secara sederhana tahapan membuat lagu dj atau nge-remix lagu ada 3, yaitu: Composing (proses meng-aransement nada), Mixing (balance sound), Mastering (Finishing).

Read More »

View the original article here

Friday, April 5, 2013

Pengertian Recording ,Mixing & Mastering

type='html'>


Yang belum paham mengenai istilah Recording ,Mixing & Mastering. Kali ini saya akan menjelaskan dikit satu persatu. 

1. RECORDING--> adalah teknik perekaman dimana masing- masing instrument direkam secara bergantian. Teknik ini pertama dikenalkan oleh Les Paul kalo gak salah sekitar taun 60an. Dalam teknik ini, player bisa sedikit santai karena bisa mengulang part-nya berkali-kali. Bahkan dgn keajaiban Digital multitrack recording, apabila kita melakukan kesalahan, kita gak perlu mengulang seluruh bagian, cukup yg salah aja.

2. MIXING--> Melibatkan beberapa proses didalamnya. Proses tsb antara lain: Equalizing; proses pewarnaan sound, Panning; pengaturan stereo juga Reverberation; penambahan efek suara reverb terhadap hasil rekaman...!!! Sehingga dibutuhkan Sound Engineer yg handal.

3. MASTERING--> adalah tahap akhir, mastering adalah menyamakan gain/besarnya volume sesuai dengan standard broadcast internasional ,sehingga ada perlakuan khusus dan ada indikator "level" khusus, bukan secara kasar membesarkan volume sembarangan....ada ketentuannya juga lho. Agar tidak pecah jika diputar di radio, televisi dan disemua media, lagu kamu tetap terdengar stabil dgn lagu2 yg udah ngetop lainnya. Tahap mastering juga mengakibatkan sound menjadi lebih detail terdengar, lebih warm & megah. 

View the original article here

Sunday, March 17, 2013

Seni Mixing live

Sorry, I could not read the content fromt this page.Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Monday, November 26, 2012

Belajar Mixing, Darimana Saya Harus Mulai?

"Gan, ane ajarin dong, still mixing newbie nih", "Mission of the temperature, newbie ask ajarin gimana cara mixing the good and right". Two examples of such sentences may be no stranger we see in some in some forums like kaskus (primarily in help, tips, and tutorials), distortion, musiktek, and some audio forum. Maybe even many of us who have an interest in learning mixing wondering how and where to begin. The development of information technology in the era of globalization it is already very fast, all-round anything easily, including learning mixing.

In this article, I tried to summarize some of the mixing way of learning:

For those of you who really will learn mixing from 0, this option might be the most appropriate option because in the book usually is explained systematically starting from just about anything it takes to mix ranging from software, hardware, and basic support skills that must be mastered through scientific mixing itself ranging from basic theories about levels, panning, equalizer, compressor, reverb, delay, and so on. As a side note to you is new in the world of mixing, make sure that the books that you buy is books that demonstrated for beginner easily understood by lay people though like Mixing for Dummies and The Mixing engineer's Handbook "by Bobby Owsinski. For those of you who are less fond of reading, the way this can be an alternative option. Some video lesson that you can try to check, among others, Mixing With the Pros: James Tuttle, Steinberg Internal Mixing, Mixing, Digital Revolution, Production Mixing Mastering with Waves, and others. If you don't have enough bandwidth to download or enough money to buy the DVD, youtube has some video tutorials that are pretty interesting to be listened to. But the weakness is a case that is in the video and the case that we experience is not exactly the same so that it could give rise to misunderstandings for beginners if swallowed raw and analyse further step is shown on the video lesson. If the first two way communication is done in one direction, in the discussion in an online forum you can interact with other members to share. But it would probably complicate the beginners because the topics discussed random but it doesn't hurt a newbie trying to interact with the other mixer on a forum for the sharing of experiences and tips and tricks. The course is arguably compromise of 1, 2, and 3 where the participants were taught directly by experienced teachers in their field. Several institutions that provide courses in mixing among others musiktek and dolphin. But the price is usually set a course that is relatively expensive. As a compromise the high cost that must be issued for the following courses, internship in studio recording could be an alternative option. If there is a recording studio near the House or kosanmu, don't hesitate to ask and "closer". It is not impossible, you have the opportunity to get involved in the business processes (primarily related to recording and mixing) so we got a lot of lessons through real practice. Practice Makes Perfect, three words which we often say and hear but sometimes it just comes out of the mouth and goes into the ear but not absorbed into the heart. With the workout mix, we will increasingly know the problem-problems encountered in the process of mixing and how to overcome it. With frequent mixing, we also train the ear to be more sensitive to the technical stuff on the sound in addition to his artistic side.

At least that's some of the ways you can make a reference from which dictionary should start learning the mixing but don't make 6 ways I describe as a hindrance to your way of learning. In life, every good and bad happenings is a lesson, everyone who deals with us is a teacher, every place we are the Earth's departure is a class, then there is no reason for you to stop learning!

Distortion | Sell Midi Controller | Recording Studio | Recording Tool | Home Recording



View the original article here

Wednesday, October 31, 2012

Tuesday, October 30, 2012

Bagaimana Cara Mixing Bass Untuk Genre HARDCORE

AppId is over the quota
Tidak sulit menemukan diskusi bagaimana mixing gitar, drum, atau bahkan mastering, tapi lain halnya dengan bass yang kurang mendapat perhatian, walaupun perannya tidak sangat dominan tetapi bass memainkan peran penting dalam mengisi frekuensi rendah dan membuat komposisi musik menjadi lebih dinamis.

Apa yang ditulis pada sharing kali ini mungkin tidak begitu saja berlaku pada kasus anda, maka gunakan guideline ini untuk berlatih, bereksperimen, dan ciptakan soundmu sendiri.

Beserta artikel ini, terdapat sound sample agar kamu bisa membandingkan perubahan sound tiap langkah yang dilakukan dan sebagai bahan pembelajaran.

Jadi saya punya sebuah track bass DI which is well played and have pretty sounding tetapi masih terdengar terlalu lembek dan sangat berdinamika.

link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-di

Langkah pertama yaitu duplicate track tersebut menjadi 2 track yang sama persis

Waves CLA Bass > Waves CLA 76 > DMG Audio EQuality
CLA Bass digunakan hanya untuk memberikan sedikit color terhadap tune nya dan sedikit distorsi which is barely noticeable.

Settings: Bass di 0-1 db dengan opsi sub. Treble di 0-3 db dengan opsi honk, compress di 0-1 db denga opsi push, sub dimatikan, distortion di sekitar -10db dengan opsi growl, pitch dimatikan.

Selanjutnya saya menggunakan Equality, but most EQ will work well too. Low pass dengan 12db slope di sekitar 3500 khz atau lebih rendah tergantung selera anda dan high pass dengan 12 db slope di 30-40 hz. Saya juga melakukan wide scoop di 500Hz beberapa db

And then I am squishing the crap out of the bass (compression with low thresold, 4:1-10:1 depending on taste, slow attack, fast release)


link :http://soundcloud.com/distorsi/bass-track-1-processed

Waves CLA 76 > Mokafix NoAmp! > DMG Audio EqualitySaya mensetting compressor sama dengan track pertama, tapi kuncinya adalah saya menambahkan distorsion SETELAH compression untuk mendapatkan detail dari not yang dimainkan.

Saya menggunakan NoAmp! yang menyerupai Sansamp Bass Driver which is FREE sebagai pendistorsi track bass kedua.

Setting yang saya gunakan di sini adalah knob volume di arah jam 11, low dan high di arah jam 12, drive di arah jam 10, classic, clean british. Setting yang saya lakukan bukanlah patokan mutlak, feel free to experimentalize

EQ high pass dengan 6 atau 12 db slope di sekitar 500Hz (dengan tambahan sedikit wide-ish scoop di sekitar 450Hz) dan low pass dengan 12db slope di sekitar 4500khz


link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-track-2-processed

Buat buss untuk bass, dan route 2 track bass yang sudah diproses secara terpisah kedalam buss tersebut. Atur volume level 2 track tersebut (saya pribadi prefer non-distorted bass di 0db and distorted bass di -15db)


link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-buss-unprocessed

Pada buss tersebut saya menambahkan limiter untuk menjinakan “jumping notes” dan EQ dengan Equality high pass 50 hz, wide-ish scoop di 300hz beberapa db dan boost beberapa db di 4 khz. Dan tadaaa now you’re hearing beast sounding bass. Trik mixing semacam ini walaupun tidak mutlak, seringkali ampuh digunakan pada lagu-lagu bergenre metalcore, hardcore, death metal, dan semacamnya yang membutuhkan bass sebagai “daya hancur” extra penyokong gitar.



link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-buss-processed

That’s it for the bass! Ingatlah bahwa korelasi volume level bass dan gitar (secara khusus, dan overall lagu pada umumnya) is SUPER HYPER MEGA CRUCIAL. Jika volume level bass terlalu kecil maka lagu akan terdengar kosong dan jika volume level bass terlalu besar, bass akan terlalu mendominasi dan overpowering keseluruhan lagu.

Distorsi | Studio Rekaman | Jual Alat Rekaman | Home Recording



View the original article here

Monday, October 29, 2012

Cara mudah Recording

Home Recording, Drum record, guitar record, Bass Record, Keyboard record, easy record, Tutorial recording, Cara dasar Recording, Instrument Recording, Music Record, Mastering, Mixing, Entertaiment, download Pdf tutorial Music, 

Recording Made Easy.pdf

Friday, September 21, 2012

Teknik bermain Fruty Loops untuk pemula

Tutorial fl studio untuk pemula

Langsung aja bro..Kalo biasanya ane posting tentang seputar menjadi DJ, kali ini ane share tentang tutorial fruity loop 9 untuk pemula atau bagi teman-teman yang sama sekali belum tahu apa tentang fl studio. Yang mungkin ente bingung dan pusing lihat banyaknya tombol di software pada saat pertama kali. Bagi yang sudah sedikit paham tentang fl studio silahkan baca article tentang membuat lagu dj dan nge-remix.

Apa itu Fl studio ?
Software yang bisa kita gunakan untuk membuat lagu, mencampur / remix, merekam (multy-track) yang berkualitas profesional (32 bit )  mempunyai fitur lengkap serta support vst, midi, hardware lainnya. Hasil lagu pun dapat kita export ke wav, mp3, ogg, mid. Jadi anggaplah fl studio itu seperti sebuah ruangan yang penuh alat-alat musik yang bisa kita gunakan untuk membuat lagu atau ngeremix ,terus tinggal pilih aja instrument-nya..

Untuk mempermudah pemahaman di bawah ini ane ringkas bagian-bagian yang penting pada software fl studio 9. Yaitu menu-menu:



a. File browser
b. Channel
c. Mixer
e. Playlist

lihat gambar plylist studio di bawah.

A. File browser : Menu ini berisi folder atau tempat dimana samples default dan lainnya di fl studio yang tersimpan. Letaknya ada di sebelah kiri software. lihat videodisini. Folder lengkapnya di bawah ini:

Plugin database
Plugin presets
Project bones
Recorded
Rendered
Scores
Packs
Sliced beats
Soundfonts
Speech
User
Channel presets
Collected
Impulses
Misc
Mixer presets


Sebagai langkah awal yang penting adalah memahami isi folder PACKS. Silahkan ente buka software Fl studio dan langsung klik folder packs, buka / klik folder drumkit dan yang lainnya..Instruments itulah yang nanti bisa ente gunakan untuk membuat lagu atau nge-remix, sebelum menggunakan samples tambahan seperti diweb ini.

B. Channel.

Menu Channel berisi instrument  yang akan kita buat / susun nada-nadanya menjadi lagu. Instrument bisa berupa file wav, mid, soundfont, ogg, atau Plugin tambahan (contohnya: nexus, v-station vst ). Lihat contoh bagaimana memasukan channel/instrument di article cara masukin audio.

 C. Mixer

Mixer kita gunakan untuk proses mixing, balancing setiap instrument di channel yang telah kita buat. Contohnya : kick, snare, hi hat, clap, bass. artinya setiap instrument dapat kita set ke mixer dan dapat kita tambahkan plugin-plugin / effect agar kualitas suaranya bagus (tidak mendem). Jumlah track mixer mencapai 99. Jadi kita lebih mudah mengatur output. Lihat gambar:

fl studio mixer
Cara set ke mixer: Klik kiri kick (samples), klik pada angka 1 seperti gambar, kemudian klik tahan mouse, selanjutnya tinggal pilih akan di set ke mixer nomer berapa.

D. Playlist

Di sinilah kita mengatur dan menyusun setiap nada-nada, audio,loop, vocal, drum kit, dan lainnya menjadi lagu yang kemudian kita export ke mp3, wav, ogg. mid.Lihat gambar di bawah yang bertuliskan playlist (song mode).

playlis fl studio

Ups..Hampir lupa soal Pattern yang terdapat di fl studio v.7, 8 - 9.1 pada menu playlist. Pattern simplenya hanya mewakili channel yang namanya bisa kita rubah / rename (klik kanan pattern pilih rename ganti terserah ente, misal: pattern 1 di ganti menjadi "drum kit". Pattern juga bisa gunakan untuk mengatur/menyusun instrument lagu karena fungsinya hampir sama dengan playist track atas.

Pattern juga lebih memudahkan kita untuk memisah instrument / samples sehingga pada saat menyusun ke playlist menjadi mudah. Misalnya:

Patern 1 : drum kit
Pattern 2 : bassline
dan lainnya terserah ente yang penting mudah. Agar lebih paham lihat gambar di bawah ini:










Jangan lupa untuk menyusun playlist set Mode - menjadi "song". Sedangkan untuk memutar per-pattern pilih mode "Pat".

Ok..sampai disini dulu ya,bro tutorial fl studio untuk pemula-nya..tau nih mudeng apa gak..? yang gak mudeng pelajari satu-satu biar gk puyeng dan terus praktekin. Kurang lebih seperti itulah untuk mengenal fl studio secara simple. Gimana menurut

Lihat tutorial lain tentang Recording

Belajar dasar FL Studio

Tutorial FL (Fruity Loops) ini saya tulis untuk orang yg ingin belajar FL dengan mudah. untuk membuat sampling maupun lagu…
cara pertama yang harus kamu lakukan adalah membuka aplikasi FL seperti Berikut….
untuk awalnya saya akan menjelaskan fungsi-Fungsi pada FL ( Fruity Loops )….
1. Toolbars
pada menu file kita dapat melakukan open dan save project serta import dan export file…
untuk menu edit kita bisa melakukan edit right left atau randomize ( acak untuk not yang ada di pattern )
untuk gambar pattern seperti ini…
disitu loe bisa masukin sound atau suara yg loe mau.. caranya tinggal klik aja tuh pattern misal : kick… loe ingin ganti.. tinggal loe pilih di drive mana loe simpan file kick yg akan loe masukkan ke pattern sound…. ok nanti kita bahas ya…. kita bahas fungsi toolbars biar loe gak bingung nantinya….
pada menu view : itu gunanya untuk loe mau memilih aplikasi yg akan loe timbulkan, misalnya browser, pattern dll.
di menu option itu yg penting… loe  harus melakukan edit sound atau latency atau buffer agar kualitas suaranya ok dan tidak skip pada saat memutar banyak file…..
ke 2.  Browser
di browser ini terdapat banyak sekali pilihan seperti channel prest clipboard file, effect, sound atau suara2, fpc, speech, dll
nah untuk memasukkan suara ke pattern,, loe bisa memilih dari browser, setelah yg loe pilih ketemu,, klik kanan pada mouse insert new atau menimpa sound yg di pattern ….. sudah jelas kan
nah selanjutnya ini gambar yaitu untuk kita memsasukkan file project audio.. caranya klik kanan di kolom pattern. trus pilih insert audio file dan pilih audio yg loe mau masukin broo.. gampangkan…. kalau leo dah masukin tinggal loe membuat pattern drum atau instrument lain dengan cara
membuat piano roll.. nanti  kalau udah jangan lupa loe klik si bars patter yang di bawah audio track seperti gambar balok kayu yang di atas ini loh….
cara mebuka piano roll klik kanan di pattern ,, pilih piano roll tuk membuat notnya ( jika gak ada keyboard controller)
nih gambarnya …dah jelas keliahatan kan… setelah loe  dah masukin dan membuat pattern drum atau instrument lain.. saatnya loe memasukkan effect ke masing pattern yg loe mau,,, misalkan drum…. klik di drum truss setelah keluar jendela baru yang ada tulisannya fx. doublke klik maka akan keluar mixer, biar gampang nih contohnya :
trus insert di kolom fx mixer itu,,, jgn lupa loe mau kasih effect di chanell berapa harus loe ingat biar gak bergabung sama instrument yg lain….
cara masukin effect loe klik aja tombol yg ada di fx mixer, setelah kebuka aplikasi nya, pilih dech semau loe apa yg loe suka.. misal fruity 7 band equalizer, dll
nih contoh fx yg dah kebuka :
nah kalau udah selesai loe tinggal export aja mau jadi mp3 atau wave di menu file….. dan jadilah musik atau sampling loe
1. catatan yang penting kalau loe mau buat sampling jangan lupa masukin yg akan di jadikan guide atau penuntun lagu… kalau ada yg mau di potong langsung aja di potong di kolom pattern track dengan cara menklik gambar pisau…. trus pilih batas yg mau di potong…. kalau sudah dan loe mau memperbanyaknya.. tinggal klik lagi gambar sapu.. klik audio track yg akan di perbanyak.. trus klik di kolom track yang kosong.. serta tarik aja… tapi jangan lupa hold mouse ya….
Selamat Berkarya dan Bermusik Teman …………..


Lihat tutorial lain tentang Recording

Tuesday, May 1, 2012

Rahmat I Mohamad's Blog - Analogi mixing di Image / Gambar

saya mau share beberapa hal yang dilakukan saat mixing dan pengaruhnya di obejct (Audio), tapi kali ini akan saya analogikan pada sebuah gambar / image karena konon katanya gambar lebih bisa menggambarkan sesuatu (ya iyalah , namanya juga gambar -_-" )

Langsung saja,
Misalnya kita mau memoles track vokal (dengan asumsi...]]>

View the Original article

Monday, April 30, 2012

Recording Modern

Saya mengenal recording baru-baru ini, sama persis waktu saya mulai belajar blues yaitu sejak tahun 2005. Kebetulan mempunyai teman dari Amerika yang kerjaannya animator film, scoring, dubbing, dll. ya pokoknya Mr. M ini berjasa sekali mengenalkan pengetahuan komputer recording dan software sama saya. Ia salah satu team kreator untuk film spiderman dan batman. Untuk melengkapi pengetahuan recording juga banyak buku yang dibaca misalnya: Modern Recording Techniques - David Miles Huber, Digital Audio Explained - Nika Aldrich, Make Mine Music - Bruce Swedien, The Guide To Midi Orchestration - Paul Gilreath dan Production Mixing Mastering With Waves - Anthony Egizii.
Ini salah satu lagu yang pertama kali saya rekam dengan Sonar 3 pada tahun 2005 (terakhir Sonar 8 -2008).
Pengetahuan yang saya tulis adalah benar-benar dasar recording dan tentu bagi pemula macam saya yang ingin lagu ciptaannya terekam sebagai sebuah lagu. Recording adalah proses yang rumit karena melibatkan diantaranya pengetahuan seperti:
  1. Instrumen: Setiap instrumen mempunyai cara recording berbeda. Semakin bagus kualitas instrumen semakin bagus hasil rekaman.
  2. Pro Audio: Pengetahuan tentang output/sound out instrumen seperti characteristic suara gitar yang menggunakan efek/mesin gitar. Semakin bagus pengetahuan output instrumen maka hasil recording juga bagus.
  3. Wiring: Pengkabelan.
  4. Miking: Cara penempatan microphone waktu merekam instrumen.
  5. Pre Amp: Untuk menghasilkan output bagus dari pro audio terkadang memerlukan pre amp.
  6. Komputer recording: Sama dengan komputer PC biasa cuma spek harus disesuaikan.
  7. Sound card: Jembatan antara instrumen dan komputer agar instrumen dapat terekam pada sotfware.
  8. Software: Software recording dan software pendukung.
  9. Mixing dan Mastering.
Ini diantaranya yang paling penting. Namun jangan terlalu dipikir susah dulu, dan kalau anda sudah mendengar contoh lagu di atas yah nggak bagus tapi cukup kalau bisa merekam saja maka nggak lama lagi anda akan bisa merekam lagu seperti itu.
Fokus materi di sini adalah recording gitar dan vocal serta pengetahuan MIDI umum agar anda bisa membuat lagu seperti contoh di atas.
Skema recording jaman modern:
Contoh 1
recording direct inputIni contoh paling sederhana menggunakan metode direct input karena efek gitar Line 6 yaitu rekomendasi Tone Port UX2 dan POD XT Pro sebenarnya sudah dirancang untuk sekaligus berfungsi sebagai sound card. Install software dari efek gitar ini maka siap berfungsi sebagai sound card.

Contoh 2

Ini contoh menggunakan sound card recording. Dalam contoh ini koneksi Line 6 terputus dari komputer akan tetapi hanya berfungsi sebagai efek gitar saja. Dan hasil recording tergantung dari pro audio atau sound out combo. Untuk merekam tetap menggunakan microphone dan tentu hasil juga tergantung dari miking dan tipe microphone. Cara-cara ini sudah bisa untuk rekaman live band. Sound card ada 16 analog input dan kalau kurang tinggal tambah yang sama sebagai extensi.
Tips: Kalau memang peralatan dari instrumen sampai dengan microphone kualitasnya jelek maka disarankan untuk rekaman direct input saja. Semua contoh dari pelajaran blues menggunakan sistem direct input.
Contoh 3

Contoh ini sama dengan contoh 2 akan tetapi ditambahkan unit control surface atau semacam DAW (Digital Audio Workstation) yang berfungsi mengontrol aktifitas track dan menggantikan fungsi keybord serta mouse. Sudah bisa untuk studio professional. Untuk set-up sistem ini belinya bisa sebagian-sebagian dulu.
Contoh 4

Atau bagaimana dengan yang ini? Kalau uang bukan masalah maka D Command adalah dream studio anda. Siap bisnis recording yang benar-benar AAA class. Inilah DAW terintegrated dengan sistem komputer, pre amp, dan hardware pendukung lainnya.
Semoga gambaran umum recording ini menjadi bahan pengetahuan yang berguna. Tapi kalau masih nyaman dengerin lagu dari mp3 maka alat canggih jadi biasa saja. Dan untuk di Indonesia sangat jarang orang tahu recording dengan standar Audiophile jadi rasanya sistem recording AAA class bukan satu keperluan yang mendesak.

Lihat tutorial lain tentang Recording

Friday, April 27, 2012

Bagaimana Cara Mixing Bass Untuk Genre HARDCORE

Tidak sulit menemukan diskusi bagaimana mixing gitar, drum, atau bahkan mastering, tapi lain halnya dengan bass yang kurang mendapat perhatian, walaupun perannya tidak sangat dominan tetapi bass memainkan peran penting dalam mengisi frekuensi rendah dan membuat komposisi musik menjadi lebih dinamis.

Apa yang ditulis pada sharing kali ini mungkin tidak begitu saja berlaku pada kasus anda, maka gunakan guideline ini untuk berlatih, bereksperimen, dan ciptakan soundmu sendiri.

Beserta artikel ini, terdapat sound sample agar kamu bisa membandingkan perubahan sound tiap langkah yang dilakukan dan sebagai bahan pembelajaran.

Jadi saya punya sebuah track bass DI which is well played and have pretty sounding tetapi masih terdengar terlalu lembek dan sangat berdinamika.

link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-di

Langkah pertama yaitu duplicate track tersebut menjadi 2 track yang sama persis

Track pertama
Waves CLA Bass > Waves CLA 76 > DMG Audio EQuality

CLA Bass digunakan hanya untuk memberikan sedikit color terhadap tune nya dan sedikit distorsi which is barely noticeable.

Settings: Bass di 0-1 db dengan opsi sub. Treble di 0-3 db dengan opsi honk, compress di 0-1 db denga opsi push, sub dimatikan, distortion di sekitar -10db dengan opsi growl, pitch dimatikan.

Selanjutnya saya menggunakan Equality, but most EQ will work well too. Low pass dengan 12db slope di sekitar 3500 khz atau lebih rendah tergantung selera anda dan high pass dengan 12 db slope di 30-40 hz. Saya juga melakukan wide scoop di 500Hz beberapa db

And then I am squishing the crap out of the bass (compression with low thresold, 4:1-10:1 depending on taste, slow attack, fast release)


link :http://soundcloud.com/distorsi/bass-track-1-processed

Track Dua
Waves CLA 76 > Mokafix NoAmp! > DMG Audio Equality
Saya mensetting compressor sama dengan track pertama, tapi kuncinya adalah saya menambahkan distorsion SETELAH compression untuk mendapatkan detail dari not yang dimainkan.

Saya menggunakan NoAmp! yang menyerupai Sansamp Bass Driver which is FREE sebagai pendistorsi track bass kedua.

Setting yang saya gunakan di sini adalah knob volume di arah jam 11, low dan high di arah jam 12, drive di arah jam 10, classic, clean british. Setting yang saya lakukan bukanlah patokan mutlak, feel free to experimentalize

EQ high pass dengan 6 atau 12 db slope di sekitar 500Hz (dengan tambahan sedikit wide-ish scoop di sekitar 450Hz) dan low pass dengan 12db slope di sekitar 4500khz


link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-track-2-processed

Buat buss untuk bass, dan route 2 track bass yang sudah diproses secara terpisah kedalam buss tersebut. Atur volume level 2 track tersebut (saya pribadi prefer non-distorted bass di 0db and distorted bass di -15db)


link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-buss-unprocessed

Pada buss tersebut saya menambahkan limiter untuk menjinakan “jumping notes” dan EQ dengan Equality high pass 50 hz, wide-ish scoop di 300hz beberapa db dan boost beberapa db di 4 khz. Dan tadaaa now you’re hearing beast sounding bass. Trik mixing semacam ini walaupun tidak mutlak, seringkali ampuh digunakan pada lagu-lagu bergenre metalcore, hardcore, death metal, dan semacamnya yang membutuhkan bass sebagai “daya hancur” extra penyokong gitar.



link : http://soundcloud.com/distorsi/bass-buss-processed

That’s it for the bass! Ingatlah bahwa korelasi volume level bass dan gitar (secara khusus, dan overall lagu pada umumnya) is SUPER HYPER MEGA CRUCIAL. Jika volume level bass terlalu kecil maka lagu akan terdengar kosong dan jika volume level bass terlalu besar, bass akan terlalu mendominasi dan overpowering keseluruhan lagu.

Lihat tutorial lain tentang Recording

Distorsi | Studio Rekaman | Jual Alat Rekaman | Home Recording


View the Original article

Belajar Mixing, Darimana Saya Harus Mulai?

“Gan, ajarin ane mixing dong, masih newbie nih”, “Misi para suhu, newbie minta tolong ajarin gimana cara mixing yang baik dan benar”. Mungkin dua contoh kalimat tersebut tidak asing kita lihat di beberapa di beberapa forum seperti kaskus (utamanya di help, tips, and tutorial), di distorsi, musiktek, dan beberapa forum audio. Bahkan mungkin banyak diantara kita yang mempunyai minat untuk belajar mixing bertanya-tanya bagaimana dan darimana harus memulai. Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi seperti sekarang ini sudah sangat pesat, apa-apa serba mudah, termasuk belajar mixing.



Pada artikel ini, saya mencoba merangkum beberapa cara belajar mixing:

1. Membaca Buku / e-book
Bagi kamu yang benar-benar akan belajar mixing dari 0, opsi ini mungkin menjadi opsi yang paling tepat karena dalam buku biasanya diterangkan secara sistematis mulai dari apa saja yang dibutuhkan untuk mixing mulai dari software, hardware, dan basic skill penunjang yang harus dikuasai hingga keilmuan mixing itu sendiri mulai dari teori-teori dasar soal level, panning, equalizer, compressor, reverb, delay, dan sebagainya. Sebagai catatan untuk kamu yang baru dalam dunia mixing, pastikan bahwa buku yang kamu beli adalah buku yang ditunjukkan untuk beginner yang mudah dipahami oleh orang awam sekalipun seperti Mixing for Dummies dan The Mixing Engineer’s Handbook karangan Bobby Owsinski.


2. Nonton Video Lesson
Bagi kamu yang kurang suka membaca, cara ini bisa menjadi pilihan alternatif. Beberapa video lesson yang bisa kamu coba cek antara lain Mixing With the Pros: James Tuttle, Steinberg Internal Mixing, Digital Mixing Revolution, Production Mixing Mastering with Waves, dan lain-lain. Jika kamu tidak mempunyai cukup bandwith untuk mengunduh atau cukup uang untuk membeli DVDnya, youtube memiliki beberapa video tutorial yang cukup menarik untuk disimak. Namun yang menjadi kelemahannya adalah kasus yang ada di video dan kasus yang kita alami tidak sama persis sehingga bisa menimbulkan kesalahpahaman bagi para pemula jika menelan mentah-mentah dan menganalisa lebih lanjut step yang ditunjukkan pada video lesson.


3. Diskusi di Forum Online
Jika pada cara pertama dan kedua komunikasi dilakukan secara satu arah, dalam diskusi di forum online kamu dapat berinteraksi dengan member lain untuk saling berbagi. Namun hal tersebut mungkin akan menyulitkan pemula karena topik yang dibahas random tapi tidak ada salahnya seorang pemula mencoba berinteraksi dengan para mixer yang lain di sebuah forum untuk sharing tentang pengalaman dan tips serta trik.


4. Kursus
Bisa dibilang kursus adalah kompromi dari cara 1, 2, dan 3 dimana peserta kursus diajari secara langsung oleh pengajar yang berpengalaman di bidangnya. Beberapa lembaga yang menyediakan kursus mixing antara lain musiktek dan dolphin. Namun harga kursus yang ditetapkan biasanya relatif mahal.


5. Magang di Studio Recording
Sebagai kompromi atas tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti kursus, magang di studio recording bisa menjadi opsi alternatif. Jika ada studio recording di dekat rumah atau kosanmu, jangan sungkan untuk bertanya dan “mendekatkan diri”. Bukan tidak mungkin kamu mendapat kesempatan untuk ikut terlibat dalam proses bisnis (utamanya yang berhubungan dengan recording dan mixing) sehingga kita mendapat banyak pelajaran melalui praktek nyata.


6. Sering-seringlah Mixing
Practice Makes Perfect, tiga kata yang sering kita ucapkan dan dengar tapi terkadang hanya sekedar keluar dari mulut dan masuk ke telinga tapi tidak terserap ke hati. Dengan sering berlatih mixing, kita akan semakin tau dengan permasalah-permasalah yang dihadapi dalam proses mixing dan bagaimana mengatasinya. Dengan sering mixing, kita juga melatih telinga untuk lebih peka terhadap hal teknis pada bunyi selain terhadap sisi seninya.

Setidaknya itulah beberapa cara yang dapat kamu jadikan referensi darimana kamus harus mulai belajar mixing tapi jangan jadikan 6 cara yang telah saya paparkan sebagai pembatas caramu belajar. Dalam kehidupan, setiap kejadian baik dan buruk adalah pelajaran, setiap orang yang berhubungan dengan kita adalah guru, setiap tempat yang kita pijak adalah bumi adalah kelas, maka tidak ada alasan bagimu untuk berhenti belajar!

Lihat tutorial lain tentang Recording

Distorsi | Jual Midi Controller | Studio Rekaman | Alat Recording | Home Recording


View the Original article

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Klik di sini untuk melihat:


Entri Populer

Grasak Fuck Audio Production

Followers

Search Engine

Loading
x

join to my fans at facebook