.breadcrumbs { padding:5px 5px 5px 0; margin:0;font-size:95%; line-height:1.4em; border-bottom:4px double #e2e7b4; } .breadcrumbs a { text-decoration:none; color: #000000; }

G.f.a Productiom

DCM Galeri Headline Animator

Showing posts with label PROFESIONAL. Show all posts
Showing posts with label PROFESIONAL. Show all posts

Thursday, April 4, 2013

Belajar Profesional Sound (Audio Mixer)

Sorry, I could not read the content fromt this page.Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Friday, September 21, 2012

Teknik bermain Fruty Loops untuk pemula

Tutorial fl studio untuk pemula

Langsung aja bro..Kalo biasanya ane posting tentang seputar menjadi DJ, kali ini ane share tentang tutorial fruity loop 9 untuk pemula atau bagi teman-teman yang sama sekali belum tahu apa tentang fl studio. Yang mungkin ente bingung dan pusing lihat banyaknya tombol di software pada saat pertama kali. Bagi yang sudah sedikit paham tentang fl studio silahkan baca article tentang membuat lagu dj dan nge-remix.

Apa itu Fl studio ?
Software yang bisa kita gunakan untuk membuat lagu, mencampur / remix, merekam (multy-track) yang berkualitas profesional (32 bit )  mempunyai fitur lengkap serta support vst, midi, hardware lainnya. Hasil lagu pun dapat kita export ke wav, mp3, ogg, mid. Jadi anggaplah fl studio itu seperti sebuah ruangan yang penuh alat-alat musik yang bisa kita gunakan untuk membuat lagu atau ngeremix ,terus tinggal pilih aja instrument-nya..

Untuk mempermudah pemahaman di bawah ini ane ringkas bagian-bagian yang penting pada software fl studio 9. Yaitu menu-menu:



a. File browser
b. Channel
c. Mixer
e. Playlist

lihat gambar plylist studio di bawah.

A. File browser : Menu ini berisi folder atau tempat dimana samples default dan lainnya di fl studio yang tersimpan. Letaknya ada di sebelah kiri software. lihat videodisini. Folder lengkapnya di bawah ini:

Plugin database
Plugin presets
Project bones
Recorded
Rendered
Scores
Packs
Sliced beats
Soundfonts
Speech
User
Channel presets
Collected
Impulses
Misc
Mixer presets


Sebagai langkah awal yang penting adalah memahami isi folder PACKS. Silahkan ente buka software Fl studio dan langsung klik folder packs, buka / klik folder drumkit dan yang lainnya..Instruments itulah yang nanti bisa ente gunakan untuk membuat lagu atau nge-remix, sebelum menggunakan samples tambahan seperti diweb ini.

B. Channel.

Menu Channel berisi instrument  yang akan kita buat / susun nada-nadanya menjadi lagu. Instrument bisa berupa file wav, mid, soundfont, ogg, atau Plugin tambahan (contohnya: nexus, v-station vst ). Lihat contoh bagaimana memasukan channel/instrument di article cara masukin audio.

 C. Mixer

Mixer kita gunakan untuk proses mixing, balancing setiap instrument di channel yang telah kita buat. Contohnya : kick, snare, hi hat, clap, bass. artinya setiap instrument dapat kita set ke mixer dan dapat kita tambahkan plugin-plugin / effect agar kualitas suaranya bagus (tidak mendem). Jumlah track mixer mencapai 99. Jadi kita lebih mudah mengatur output. Lihat gambar:

fl studio mixer
Cara set ke mixer: Klik kiri kick (samples), klik pada angka 1 seperti gambar, kemudian klik tahan mouse, selanjutnya tinggal pilih akan di set ke mixer nomer berapa.

D. Playlist

Di sinilah kita mengatur dan menyusun setiap nada-nada, audio,loop, vocal, drum kit, dan lainnya menjadi lagu yang kemudian kita export ke mp3, wav, ogg. mid.Lihat gambar di bawah yang bertuliskan playlist (song mode).

playlis fl studio

Ups..Hampir lupa soal Pattern yang terdapat di fl studio v.7, 8 - 9.1 pada menu playlist. Pattern simplenya hanya mewakili channel yang namanya bisa kita rubah / rename (klik kanan pattern pilih rename ganti terserah ente, misal: pattern 1 di ganti menjadi "drum kit". Pattern juga bisa gunakan untuk mengatur/menyusun instrument lagu karena fungsinya hampir sama dengan playist track atas.

Pattern juga lebih memudahkan kita untuk memisah instrument / samples sehingga pada saat menyusun ke playlist menjadi mudah. Misalnya:

Patern 1 : drum kit
Pattern 2 : bassline
dan lainnya terserah ente yang penting mudah. Agar lebih paham lihat gambar di bawah ini:










Jangan lupa untuk menyusun playlist set Mode - menjadi "song". Sedangkan untuk memutar per-pattern pilih mode "Pat".

Ok..sampai disini dulu ya,bro tutorial fl studio untuk pemula-nya..tau nih mudeng apa gak..? yang gak mudeng pelajari satu-satu biar gk puyeng dan terus praktekin. Kurang lebih seperti itulah untuk mengenal fl studio secara simple. Gimana menurut

Lihat tutorial lain tentang Recording

Belajar dasar FL Studio

Tutorial FL (Fruity Loops) ini saya tulis untuk orang yg ingin belajar FL dengan mudah. untuk membuat sampling maupun lagu…
cara pertama yang harus kamu lakukan adalah membuka aplikasi FL seperti Berikut….
untuk awalnya saya akan menjelaskan fungsi-Fungsi pada FL ( Fruity Loops )….
1. Toolbars
pada menu file kita dapat melakukan open dan save project serta import dan export file…
untuk menu edit kita bisa melakukan edit right left atau randomize ( acak untuk not yang ada di pattern )
untuk gambar pattern seperti ini…
disitu loe bisa masukin sound atau suara yg loe mau.. caranya tinggal klik aja tuh pattern misal : kick… loe ingin ganti.. tinggal loe pilih di drive mana loe simpan file kick yg akan loe masukkan ke pattern sound…. ok nanti kita bahas ya…. kita bahas fungsi toolbars biar loe gak bingung nantinya….
pada menu view : itu gunanya untuk loe mau memilih aplikasi yg akan loe timbulkan, misalnya browser, pattern dll.
di menu option itu yg penting… loe  harus melakukan edit sound atau latency atau buffer agar kualitas suaranya ok dan tidak skip pada saat memutar banyak file…..
ke 2.  Browser
di browser ini terdapat banyak sekali pilihan seperti channel prest clipboard file, effect, sound atau suara2, fpc, speech, dll
nah untuk memasukkan suara ke pattern,, loe bisa memilih dari browser, setelah yg loe pilih ketemu,, klik kanan pada mouse insert new atau menimpa sound yg di pattern ….. sudah jelas kan
nah selanjutnya ini gambar yaitu untuk kita memsasukkan file project audio.. caranya klik kanan di kolom pattern. trus pilih insert audio file dan pilih audio yg loe mau masukin broo.. gampangkan…. kalau leo dah masukin tinggal loe membuat pattern drum atau instrument lain dengan cara
membuat piano roll.. nanti  kalau udah jangan lupa loe klik si bars patter yang di bawah audio track seperti gambar balok kayu yang di atas ini loh….
cara mebuka piano roll klik kanan di pattern ,, pilih piano roll tuk membuat notnya ( jika gak ada keyboard controller)
nih gambarnya …dah jelas keliahatan kan… setelah loe  dah masukin dan membuat pattern drum atau instrument lain.. saatnya loe memasukkan effect ke masing pattern yg loe mau,,, misalkan drum…. klik di drum truss setelah keluar jendela baru yang ada tulisannya fx. doublke klik maka akan keluar mixer, biar gampang nih contohnya :
trus insert di kolom fx mixer itu,,, jgn lupa loe mau kasih effect di chanell berapa harus loe ingat biar gak bergabung sama instrument yg lain….
cara masukin effect loe klik aja tombol yg ada di fx mixer, setelah kebuka aplikasi nya, pilih dech semau loe apa yg loe suka.. misal fruity 7 band equalizer, dll
nih contoh fx yg dah kebuka :
nah kalau udah selesai loe tinggal export aja mau jadi mp3 atau wave di menu file….. dan jadilah musik atau sampling loe
1. catatan yang penting kalau loe mau buat sampling jangan lupa masukin yg akan di jadikan guide atau penuntun lagu… kalau ada yg mau di potong langsung aja di potong di kolom pattern track dengan cara menklik gambar pisau…. trus pilih batas yg mau di potong…. kalau sudah dan loe mau memperbanyaknya.. tinggal klik lagi gambar sapu.. klik audio track yg akan di perbanyak.. trus klik di kolom track yang kosong.. serta tarik aja… tapi jangan lupa hold mouse ya….
Selamat Berkarya dan Bermusik Teman …………..


Lihat tutorial lain tentang Recording

Sunday, May 6, 2012

Membuat Studio Di rumah

Seperti janji saya pada postingan sebelumnya yang berjudul Home recording menjamur!. saat ini saya akan memberi tutorial tentang Alat yang dibutuhkan untuk membuat studio rekaman audio sederhana

Ada beberapa alat kecuali alat-alat instument (alat-alat intsrument seperti drum, guitar, bass, dll) yang dibutuhkan dalam pembuatan home recording, beberapa di antaranya:


1. Sebuah komputer:
Tentu saja kita amat sangat membutuhkan komputer, karena yang saya bahas disini adalah rekaman berbasis digital. Semua mulai dari tunner, pemilihan fx guitar maupun bass, drum, editing, mixing, mastering kita lakukannya dengan bantuan komputer. Oleh karena itu alangkah baiknya bila komputer yang digunakan memiliki spek yang baik. Kenapa? Karena untuk melakukan kegiatan itu semua akan memberatkan kinerja processor, ram, maupun hardisk.


Lalu bagaimana bila tidak mempunyai komputer yang mid-end hingga high-end?? Jangan berkecil hati dulu. Dahulu waktu saya pertama kali belajar recording komputer saya sbb:
Processor: intel celeron p4 1,8 ghz
Ram: SDRAM 256mb
Hardisk: ATA 40 gb
Soundcard: onboard (akan lebih jauh dibahas di poin 2)

Lalu pelan-pelan saya upgrade:
Processor: intel pentium D 3ghz
Ram: ddr2 2gb
Hardisk: SATA 80 gb 7200rpm
Soundcard: Sound Blaster 7.1 (akan lebih jauh dibahas di poin 2)


Lalu sekarang saya memakai
Processor: intel dual core 2,66ghz< Ram: ddr2 2gb
Hardisk: SATA 250 gb 7200rpm
Soundcard: ESI Juli@ PCC 192khz 24bit (akan lebih jauh dibahas di poin 2)


2. Soundcard / conveter / audio interface
Soundcard dalam bahasa indonesia adalah kartu suara. Apa itu? Apa gunanya? Dan bagaimana cara kerjanya?
Soundcard adalah suatu komponen yang terdapat dalam PC yang bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia. Sound card merupakan periferal yang terhubung ke slot ISA atau PCI pada motherboard, yang memungkinkan komputer untuk memasukkan input, memproses dan menghantarkan data berupa suara. Seperti halnya VGA card, sound card pun memiliki beragam bentuk, macam dan jenis.

Fungsi soundcard adalah sebagai synthesizer, sebagai MIDI interface, pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) dan pengkonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker). Dan biasanya terdapat pada komputer-komputer yang bercirikan Multimedia. Sedangkan cara pengangkutan suara biasanya menggunakan tiga cara, yaitu :
1. Melalui teknologi frequency modulation (FM) atau Sintesa lewat FM adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan suara yang jernih. Suara disimulasikan dengan menggunakan bilangan algoritma untuk menghasilkan sine wave, alias gelombang yang lentur sehingga menghasilkan suara yang mirip suara sumber aslinya. Misalnya, suara denting gitar akan disimulasikan dan hasilnya akan mendekati suara asli.
2. Cara wavetable adalah merekam suara yang tersimpan pada chip kartu suara, dan meneruskannya ke spiker.
3. Synthesizing secara fisik berarti suara disimulasikan melalui prosedur programming yang kompleks.

Cara Kerja Soundcard yaitu ketika anda mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter :Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.

Ketika anda merekam suara lewat microphone. suara anda yang berupa analog diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter : Konversi analog ke digital). Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang berkelanjutan. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table atau biasa ditulis Wav(wave) dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3.


sumber: dari berbagai sumber.




Untuk lebih jelas silahkan lihat gambar




Gambar diatas merupakan contoh gambar soundcard onboard (onboard = yang menempel pada motherboard)






Gambar diatas merupakan contoh gambar soundcard PCI






Gambar diatas merupakan contoh gambar soundcard USB dan FIREWIRE



Beberapa orang dan sound engineering (sound engineering=operator rekaman / orang yang bekerja untuk merekam audio, memperbaiki audio maupun membuat sebuah jinggle dll) menyebut soundcard dengan nama CONVETER ataupun AUDIO INTERFACE karena belum tentu sebuah CONVETER ataupun AUDIO INTERFACE berupa "kartu" yang dipasang di motherboard pada cpu komputer, karena saat ini CONVETER atau AUDIO INTERFACE ada yang berupa box, mixer dan lain-lain (soundcard eksternal).

Tapi saya akan menggunakan kata soundcard untuk mempermudah penjelasan.

Di sebuah soundcard ada beberapa lubang (untuk soundcard onboard maupun multimedia diberi warna yang berbeda untuk membedakannya), lubang-lubang tersebut mempunyai fungsi masing-masing.

Untuk soundcard onboard dan multi media contohnya sound blaster audigy dll banyak sekali kekurangan kekurangannya (untuk belajar mungkin masih bisa dipakai, namun bila ingin serius dan ingin hasil yang lebih memuaskan, tidak disarankan memakai soundcard2 tersebut).
Kekurangan-kekurangannya adalah:
1. Kualitas untuk merekam suara kurang bagus, banyak nya noise yang sudah pasti mengalahkan suara yang ingin anda rekam. biasanya soundcard onboard hanya bisa merekam maksimal 16bit), coba saja dibandingkan dengan soundcard yang memang di tujukan untuk spesialis rekaman yang bisa merekam maksimal 24bit bahkan 32bit!. sample rate? biasa nya soundcard onboard mempunyai sampling rate yang kecil, 44,1Khz, walaupun ada yang lebih seperti 48Khz namun tetap saja soundcard tersebut tidak disarankan untuk dipakai rekaman)

2. Latency, atau beberapa orang menyebutnya delay. walaupun bisa di akali dengan driver ASIO4ALL namun tetap saja masih terasa latencynya.

3. Koneksi masih menggunakan jack 3,5mm Sedangkan instrumen musik pakai jack 1/4 atau kabel XLR atau kabel TRS.walaupun bisa diakali dengan extention, namun belum tentu extention tersebut malah membantu, bisa saja malah membuat hasil rekaman anda semakin tidak bagus.

4. Kualitas AD/DA converter yang tidak di peruntukan untuk rekaman professional

sumber ide untuk menulis kekurangan tersebut dari forum musiktek


Untuk soundcard khusus untuk recording biasa nya mempunyai spek yang berbeda-beda menurut kebutuhan. Jadi menurut saya, hal yang pertama kali anda beli adalah sebuah SOUNDCARD atau CONVETER atau AUDIO INTERFACE sesuai budjet dan kebutuhan. Semakin khz dan bit depth nya besar, akan semakin baik sample / materi yang anda rekam. (untuk soal colour dan lain-lain jangan segan-segan bertanya pada toko alat musik yang anda kunjungi)

Yang dimaksud dengan kebutuhan diatas adalah berapa channel IN PUT dan OUT PUT yang ada butuh kan (misalnya untuk merekam drum anda membutuhkan minimal 8 channel INPUT). Namun menurut saya bila hanya untuk home recording / membuat studio dirumah atau kamar anda, 2 CHANNEL INPUT sudah lebih dari cukup. Untuk drum kita bisa memakai PLUGINS / VSTi seperti Addictive drum, Fxpansion BFD2, dan lain-lain..


3. Speaker monitor
Speaker monitor untuk rekaman / recording sangat berbeda dengan speaker multimedia. speaker multimedia biasanya melebih-lebihkan / mem-boost frequency tertentu. Biasanya speaker-speaker tersebut mem-boost pada low frequency (bass) dan high frequency (treble). Sedangkan untuk rekaman / recording membutuh kan speaker FLAT yang jujur pada frequency alias tidak melebih-lebihkan atau memboost pada frequency tertentu. Untuk mempunyai speaker yang flat mungkin akan memberatkan kantong anda. Cara mengakalinya adalah (walaupun tidak di rekomendasikan untuk tidak menggunakan speaker yang tidak flat)

A. Kenali speaker anda.
Kenali karakter speaker yang anda punya, apakah speaker anda mem-boost low frequency ataupun mem-boost high frequency. Karakter speaker anda, hanya anda yang mengenali dan mengerti. Gunakan feeling dan mulailah mempercayai speaker anda dikit demi sedikit.

B. Sering-sering mendengarkan lagu-lagu referensi anda di speaker yang anda punya.
Karakter speaker anda akan mulai anda hapal seiring dengan waktu. Sering-sering lah mendengarkan lagu-lagu yang telah direkam, dimixing dan dimastering oleh para professional.

C. Kenali karakter ruang kamar anda.
Tidak dipungkiri, studio-studio professional menggunakan tata ruang akustik yang telah di perhitungkan dengan baik. Bass trap, difusser, dan lain-lain akan menghiasi studio-studio mereka. Seperti yang diterang kan diatas, dengan sering-sering mendengarkan lagu referensi anda, anda akan lebih mengenal karakter ruangan anda.


4. Preamp
preamp digunakan untuk meningkatkan gain signal input sebelum masuk ke soundcard. bisa juga digunakan untuk coloring. kalau saya menggunakan preamp untuk mengambil panthom powenya saja. panthom power dibutuh kan bila kita mengunakan mic condensr untuk rekaman.



Gambar diatas merupakan contoh gambar preamp dari behringer "tube ultragain mic200"


Untuk yang belum bisa membeli preamp, kita dapat mengakali dengan mengganti preamp dengan efek / FX stombox yang di bypass. FX yang di bypass / tidak dihidupkan / tidak di on kan bunyi efek nya (misalnya anda mempunyai FX stombox metalzone yang sangat sangar untuk distort, jangan gunakan distort nya, namun cleannya saja, jadi istilahnya hanya "numpang lewat"), akan membantu menaikan gain dari source audio.



Gambar diatas merupakan contoh gambar FX stombox dari BOSS "Metal Zone MT-2"

5. Kabel
Jangan anggap sepele soal kabel. Kabel murahan akan membuat hasil rekaman anda dikalahkan dengan suara noise, dengung dan lain-lain. Belilah kabel yang bagus bila anda ingin hasil rekaman anda terdengar layaknya rekaman professional.



6. Mic untuk vokal
Mic adalah alat yang digunakan untuk menangkap suara atau signal.
Vokal adalah elemen penting dalam suatu lagu. Pendengar akan merasa kecewa apabila dalam suatu lagu yang aransement nya bagus, suara audio instrument bagus, namun suara audio vokal yang tidak bagus. Dan mungkin pendengar tidak akan kembali mendengar lagu anda untuk kedua kali nya karena telanjur kecewa dengan kualitas suara audio vokal di lagu anda.

Mic yang ada saat ini ada beberapa macam yaitu Dynamic, Condenser, dan lain-lain

Untuk memilih dan membeli mic, sesuaikan dengan kebutuhan, karakter dan budget yang anda punya. Bila ingin membeli jangan segan-segan untuk bertanya pada toko musik yang anda kunjungi, tentang karakteristik mic, butuh panthom power atau tidak dan lain-lain.
Tambahan:
-untuk merekam vokal, dianjurkan menggunakan pop filter dan stand mic


Agar suara yang direkam tidak naik turun dikarenakan vokalis band anda menyanyi menjauh dan mendekat antara mulut dan mic.

Lihat tutorial lain tentang Recording

Monday, April 30, 2012

PROFESIONAL MUSIK DIGITAL SOFTWARE

type='html'>
Profesional musik digital software ini akan sedikit membahas tentang software-software musik digital yang sering dipergunakan dalam dunia musik digital. Dalam artikel tentang profesional musik digital software ini kami akan membahas 3 (tiga) software utama yaitu Pro Tools, Cubase SX dan Fruity Loops. Untuk software Nuendo, kali ini tidak ikut dibahas dan akan dibahas dalam artikel tersendiri karena sifatnya yang khas, yaitu dapat dipergunakan untuk menggabungkan audio maupun video.

Ketiga software tersebut di atas banyak dipergunakan dalam dunia recording, khususnya digital recording, karena selain pengoperasiannya yang cukup mudah, kualitas musikalitasnya pun tergolong sempurna, dan hampir menyerupai recording dengan alat-alat musik analog. Ketiga software di atas itu pun kompatibel dengan berbagai macam software instrument musik semacam EZ Drummer (untuk drum), Trilogy (untuk bass), Virtual Guitarist (untuk gitar elektrik), Real Guitar (untuk akustik gitar) serta software-software lainnya.

Berikut ini tampilan-tampilan untuk ketiga software tersebut :
 Pro Tools
 Cubase


 Fruity Loops

Ketiga software musik digital tersebut di atas pada dasarnya adalah termasuk ke dalam golongan virtual-studio yang standart-recording dan banyak dipergunakan dalam praktek-praktek pembuatan musik digital. Selanjutnya software-software tersebut (disamping UAD) banyak pula dipergunakan baik oleh studio-studio (recording)  besar maupun untuk home studio production, serta dapat pula diaplikasikan untuk Windows maupun Mac.
T
erus terang, saya sangat menyenangi ketiga software tersebut, selain mudah dalam pengoperasiannya, namun yang terutama adalah kualitas audio yang dihasilkan, bagi saya sangat-sangat sempurna, sehingga memudahkan dalam melaksanakan proses mixing hingga mastering. Hasil produksinya pun dapat berextension wav (standart mixing ataupun mastering) maupun mp3 dengan kualitas tinggi (128Mbps -196 Mbps atau bahkan bisa lebih). Kualitas yang benar-benar sempurna menurut telinga saya.

Kiranya cukup sampai di sini dulu perkenalan tentang profesional musik digital software ini, lain waktu akan diuraikan secara lebih mendetil.



View the Original article

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Klik di sini untuk melihat:


Entri Populer

Grasak Fuck Audio Production

Followers

Search Engine

Loading
x

join to my fans at facebook